Ekonomi kian membaik, Dollar jatuh

Finance Roll – Berita Mata Uang
Ditulis oleh Lukman Hakim

Financeroll.com, (01/08) — Dolar AS jatuh hingga level terendah sepanjang tahun ini, mengkatrol bursa AS pada level tertinggi dalam 9 bulan ini dan mendorong naiknya harga-harga komoditi minyak, emas dan baja, setelah data ekonomi AS menunjukkan kontraksi ekonomi, meski lebih baik dari perkiraan namun cukup membuat investor melarikan diri ke aset-aset yang memiliki imbal lebih besar, termasuk Obligasi.

Dolar jatuh 1.3 percent ke $ 1.4258 per terhadap Euro dari sebelumnya di harga $1.4075 sementara harga emas, tembaga dan minyak mentah naik setidaknya 2 percent. sementara bunga Obligasi naik 10 basis point untuk Obligasi 10 tahun atau naik sebesar 0.1 percentage ke 3.51 percent.

Para Investor langsung ramai membeli aset-aset yang memiliki imbal lebih baik seperti komoditi dan saham yang diperkirakan akan lebih menguntungkan dengan kondisi ekonomi yang kian membaik. Spekulasi bahwa resesi ekonomi terburuk dalam setengah abad ini akan berakhir nampaknya lebih mengemuka di pasar dengan data ekonomi GDP yang lebih baik dan sentimen konsumen yang diperkirakan akan segera membaik.

Ekonomi kian membaik, Dollar jatuh

Finance Roll – Berita Mata Uang
Ditulis oleh Lukman Hakim

Financeroll.com, (01/08) — Dolar AS jatuh hingga level terendah sepanjang tahun ini, mengkatrol bursa AS pada level tertinggi dalam 9 bulan ini dan mendorong naiknya harga-harga komoditi minyak, emas dan baja, setelah data ekonomi AS menunjukkan kontraksi ekonomi, meski lebih baik dari perkiraan namun cukup membuat investor melarikan diri ke aset-aset yang memiliki imbal lebih besar, termasuk Obligasi.

Dolar jatuh 1.3 percent ke $ 1.4258 per terhadap Euro dari sebelumnya di harga $1.4075 sementara harga emas, tembaga dan minyak mentah naik setidaknya 2 percent. sementara bunga Obligasi naik 10 basis point untuk Obligasi 10 tahun atau naik sebesar 0.1 percentage ke 3.51 percent.

Para Investor langsung ramai membeli aset-aset yang memiliki imbal lebih baik seperti komoditi dan saham yang diperkirakan akan lebih menguntungkan dengan kondisi ekonomi yang kian membaik. Spekulasi bahwa resesi ekonomi terburuk dalam setengah abad ini akan berakhir nampaknya lebih mengemuka di pasar dengan data ekonomi GDP yang lebih baik dan sentimen konsumen yang diperkirakan akan segera membaik.

Ekonomi kian membaik, Dollar jatuh

Finance Roll – Berita Mata Uang
Ditulis oleh Lukman Hakim

Financeroll.com, (01/08) — Dolar AS jatuh hingga level terendah sepanjang tahun ini, mengkatrol bursa AS pada level tertinggi dalam 9 bulan ini dan mendorong naiknya harga-harga komoditi minyak, emas dan baja, setelah data ekonomi AS menunjukkan kontraksi ekonomi, meski lebih baik dari perkiraan namun cukup membuat investor melarikan diri ke aset-aset yang memiliki imbal lebih besar, termasuk Obligasi.

Dolar jatuh 1.3 percent ke $ 1.4258 per terhadap Euro dari sebelumnya di harga $1.4075 sementara harga emas, tembaga dan minyak mentah naik setidaknya 2 percent. sementara bunga Obligasi naik 10 basis point untuk Obligasi 10 tahun atau naik sebesar 0.1 percentage ke 3.51 percent.

Para Investor langsung ramai membeli aset-aset yang memiliki imbal lebih baik seperti komoditi dan saham yang diperkirakan akan lebih menguntungkan dengan kondisi ekonomi yang kian membaik. Spekulasi bahwa resesi ekonomi terburuk dalam setengah abad ini akan berakhir nampaknya lebih mengemuka di pasar dengan data ekonomi GDP yang lebih baik dan sentimen konsumen yang diperkirakan akan segera membaik.

Ekonomi kian membaik, Dollar jatuh

Finance Roll – Berita Mata Uang
Ditulis oleh Lukman Hakim

Financeroll.com, (01/08) — Dolar AS jatuh hingga level terendah sepanjang tahun ini, mengkatrol bursa AS pada level tertinggi dalam 9 bulan ini dan mendorong naiknya harga-harga komoditi minyak, emas dan baja, setelah data ekonomi AS menunjukkan kontraksi ekonomi, meski lebih baik dari perkiraan namun cukup membuat investor melarikan diri ke aset-aset yang memiliki imbal lebih besar, termasuk Obligasi.

Dolar jatuh 1.3 percent ke $ 1.4258 per terhadap Euro dari sebelumnya di harga $1.4075 sementara harga emas, tembaga dan minyak mentah naik setidaknya 2 percent. sementara bunga Obligasi naik 10 basis point untuk Obligasi 10 tahun atau naik sebesar 0.1 percentage ke 3.51 percent.

Para Investor langsung ramai membeli aset-aset yang memiliki imbal lebih baik seperti komoditi dan saham yang diperkirakan akan lebih menguntungkan dengan kondisi ekonomi yang kian membaik. Spekulasi bahwa resesi ekonomi terburuk dalam setengah abad ini akan berakhir nampaknya lebih mengemuka di pasar dengan data ekonomi GDP yang lebih baik dan sentimen konsumen yang diperkirakan akan segera membaik.

Ekonomi AS masih jatuh

Finance Roll – Berita Dunia & Politik
Ditulis oleh Lukman Hakim

Financeroll.com (01/08) — Resesi ekonomi terbesar sejak era resesi besar awal abad ini yang melanda Amerika Serikat nampaknya mulai mereda, menimbulkan harapan perbaikan ekonomi di semester kedua tahun ini bisa berjalan dengan baik, meski demikian daya beli masyarakat AS masih memprihatinkan.

Pendapatan Domestik Bruto, PDB Amerika saat ini jatuh sebesar 1 persen dikuartal kedua ini, setelah di kuartal pertama jatuh sebesar 6.4 persen, yang merupakan koreksi terbesar dalam satu kuartal sejak awal 1982.

Awalnya diperkirakan penurunan PDB ini bisa mencapai 1.5 persen, atas kemungkinan jatuhnya berbagai sektor ekonomi AS, namun dengan hasil yang lebih baik dari perkiraan ini membuat resesi yang memasuki bulan ke 19 ini nampaknya bakal mereda.

Sebagian pihak menilai bahwa resesi akan berakhir dimana pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan akan beranjak dan proses perbaikan akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Angkatan kerja ADP AS di Juni turun

Finance Roll – Berita Ekonomi
Ditulis oleh Denny Yahya

Jakarta, financeroll.com – Perusahaan sektor swasta di AS pangkas angkatan kerja sebesar 473,000 di Juni, menurut laporan angkatan kerja ADP yang dirilis rabu.

Laporan tersebut muncul sehari sebelum Departmen tenaga kerja melaporkan pertumbuhan payroll non pertanian di Juni. Penurunan angka kerja mendekati ramalan consensus para ekonom Wall Street economists dengan penurunan 498,000.

Selama tiga bulan terakhir, kehilangan angka kerja dirata-ratakan 492,000. Ini merupakan sebuah pertumbuhan melebihi 691,000 rata-rata angka pengangguran bulanan di kwartal pertama. Para ekonom memperkirakan Departmen Tenaga kerja melaporkan bahwa perusahaan mengurangi angkatan kerja sebesar 325,000 di Juni dan kenaikan laju pengangguran menjadi 9.6%.